02 Desember 2008

PEMANFAATAN SUMBER DAYA HAYATI LAUT BERBASIS MARIKULTUR DENGAN PENERAPAN TEKNOLOGI TRANSPLANTASI KARANG SEBAGAI CONTOH PENGELOLAAN





PEMANFAATAN SUMBER DAYA HAYATI LAUT BERBASIS MARIKULTUR DENGAN PENERAPAN TEKNOLOGI TRANSPLANTASI KARANG SEBAGAI CONTOH PENGELOLAAN

Oleh:

Sukirman Tilahunga, S.IK

Ketua Badan Riset Acropora Marine Care Universitas Gorontalo

e-maill: iman_tilahunga@yahoo.com

ABSTRAK

Pemanfaatan sumber daya hayati laut berbasis marikultur merupakan sistem produksi perikanan secara komersil melalui serangkaian penerapan teknologi pembibitan, pelepasan, pemeliharaan dan penangkapan hasil-hasil laut dengan memanfaatkan kemampuan alam atau lingkungan laut terkontrrol. Dengan penerapan teknologi tersebut, pemanfaatan sumber daya hayati laut dapat dilakukan secara terus-menerus (berkelanjutan), dan dapat memacu pengkayaan stok di alam, sehingga produksi dapat ditingkatkan. Walaupun transplantasi karang tergolong teknologi rendah dan mudah untuk diterapkan, tetapi karena sifat bio-ekologi karang yang kompleks maka dalam pengelolaannya cukup rumit sebab harus berdasarkan prinsip-prinsip ekosistim teknologi (ekotek) dan juga melibatkan semua pihak dengan pola kemitraan (stakeholders). Masalah-masalah kepemilikan lahan dan pengaturan pemanfaatannya cukup mendasar, disamping tingkat kerusakan karang akibat manusia dan alam yang sama-sama sulitnya dihentikan. Walaupun demikian, dengan potensi lahan terumbukarang yang luas, biodiversiti tinggi, adanya kemajuan teknologi dan usaha pemanfaatan multiguna, serta menghadapi era pasar bebas sehingga teknologi transplantasi karang mempunyai prospek untuk dikembangkan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar